KERANGKA TEORI HERMENEUTIKA

KITAB KASYF AS-SA‘ĀDAH FĪ TAFSĪRĪ SŪRATIL WĀQI‘AH KARYA K.H. AHMAD SANUSI SUKABUMI (1888-1950 M).

oleh: Guntur Gumelar

 

A.    Tafsir Al-Quran

Mengutip keterangan dalam kitab Al-Burhān fi Ilmil Qur’ān, bahwa Al-Qur’an dinamai sebanyak 55 nama dan keterangan mengenai surat yaitu 114 surat. Penamaan surat sesuai dengan tartibnya yaitu sama seperti apa yang di tulis di Lauhil Mahfudz.[1] Banyaknya surat Al-Qur’an 114 menjadi 115 surat serta surat Al-Fatihah, kalau secara umum surah yang di turunkan di Mekkah 85 surat, sedangkan di Madinah 30 surat. Al-Qur’an merupakan Wahyu Allah Swt. yang menjadi mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an pasti di kenal oleh seluruh ummat Muslim tidak hanya Indonesia, di belahan penjuru dunia pasti mengenal nama Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah kalam Allah.[2] Dengan melihat sahihnya sejarahnya bahwa turunya ayat pertama yaitu bacalah atau iqra kemudian setelah itu Al-Qur’an berangsur-angsur ayat turun baik di Mekkah dan ketika Nabi berada di Madinah dan para ahli menyepakatinya.[3]

B.     Pengertian, Kandungan dan Keutamaan Sūrah Wâqi’ah

Sūrah Wâqi’ah diturunkan di Mekkah sebelum pindah Kanjeng Nabi ke Madinah, ayatnya 96, kalimatnya 378, hurufnya 1703, surat ini disebut surat kasugihan (kaya).[4] Kata al-Wāqi’ah terambil dari kata wāqi’ah (Isim fā’il) dari kata kerja wāqa‘a-yāqa‘u, yang artinya terjadi. Dengan demikian wāqi’ artinya yang terjadi atau peristiwa. Kata al-Wāqi’ah, mesti diartikan sebagai suatu peristiwa hebat yang sempurna tidak ada satu peristiwa lain yang menyamainya. Kata ini disebutkan sebagai ma‘rifah pada awal ayat (peristiwa yang diketahui), yang tentunya tidak disebut sebelumnya. Penyebutan yang demikian untuk mengisyaratkan bahwa peristiwa itu sudah sangat jelas dan pasti akan terjadi, sehingga walaupun tidak dijelaskan peristiwa apa itu, mestinya semua manusia telah mengetahuinya dan yakin bahwa bila telah tiba saatnya, peristiwa ini pasti akan terjadi.[5]

Sūrah Wâqi’ah juga merupakan surat yang memiliki banyak keutamaan.[6]sebagaimana sahabat Abdullah bin Masūd berkata “ Aku Mendengar Rasulullah Saw berkata: “ Barang siapa membaca Sūrah Wâqi’ah setiap malam maka ia tidak akan tertimpa kemiskinan”. Imam Jalaludin As-Suyūthi dalam tafsirnya, ia meriwayatkan dari beberapa sahabat seperti; Abdullah bin Abbas, Anas bin Malik, Aisyah, Jabir bin Samurah, mengenai tentang Sūrah Wâqi’ah yang menyatakan bahwa surat untuk menambah kekayaan.[7]

Dalam surah al-Wāqi’ah juga terdapat kandungan, do’a, kabar gembira dan sejarah, yang dapat menjadikan hati pembaca terbuka akan nilai kebesaran dan kekuasaan-Nya. Hal ini dikarenakan banyak pelajaran dan hikmah dari ayat-ayat surah al-Wāqi’ah, yang menjelaskan tentang dahsyatnya peristiwa hari kiamat, pedihnya orang yang masuk dalam golongan kiri, kerugian bagi orang yang mendustakan nikmat-Nya, penyesalan meraka ketika bertempat tinggal di neraka. Sebaliknya, berbahagialah orang yang masuk golongan kanan dan orang-orang yang bersegera dalam menjalankan kebaikan, karena mereka masuk dalam surga yang belum pernah ada selama di dunia.



[1] KH. Ahmad Sanusi, Maljau Tholibin Fi Tafsiri Kalami Rabbil Aalaamin Juz 1-10, (Al-Ittihad, Sukabumi 1931), h.2-3 lihat. KH. Ahmad Sanusi, Tamsiyyatul Muslimin Fi Tafsiri Kalami Rabbil Aalaamin Jilid 1, (Al-Ittihad, Sukabumi 1931), h. 5.

[2] KH. Ahmad Sanusi, Maljau Tholibin Fi Tafsiri Kalami Rabbil Aalaamin Juz 1-10, (Al-Ittihad, Sukabumi 1931), h.6.

[3] Ramli Harun, Sejarah Al-Quran, (Jakarta: P3 Bahasa Depdikbud, 1996), h. 35.

[4] KH. Ahmad Sanusi, Kasyf as-Sa’âdah fī Tafsīr Sūrah Wâqi’ah (Tanah Tinggi Betawi, Sayyed Yahhya, ), h. 2, Al-Khâzin, Lubâbu at-Ta’wīl Fī Ma’âni At-Tanzīl, Juz 4, (Beirut, Dar Kutub Ilmiyah, 2004), h. 334.

[5] Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Quran dan tafsirnya, Jilid 9 (Jakarta, Widia Cahaya, 2011), h. 628-629.

[6]Imam Jalaludin As-Suyūthi, Ad-Dūr Al-Mantsūr fī Tafsīri Bil Ma’Tsūr, Jilid 14 (Mesir, Dirasat Al-Arabiyat, 2003), h. 173.

[7] Imam Jalaludin As-Suyūthi, Ad-Dūr Al-Mantsūr fī Tafsīri Bil Ma’Tsūr, .... h. 174.

Komentar

Postingan Populer